Asal katanya : farisya-yafrusyu yaitu menggelar hamparan untuk istirahat. Istilah ini ditemukan dalam pelaksanaan sholat. Yaitu duduk bersimpuh diantara 2 sujud, atau duduk iftirasy yaitu duduk diatas mata kaki kiri, telapak kaki kanan ditegakkan, dan ujung jari kanan dihadapkan ke kiblat.
Setelah melakukan suatu penghormatan yang paling dalam, sujud namanya. Saat yang paling dekat dengan_Nya. Maka kita bangun perlahan, duduk berhadapan dengan Yang Maha Mulia. Duduk relaks, sopan, tawadhuk, tadharuk. Alllah menunggu kita, ia dekat. Seakan-akan berkata “(berdo’alah) Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada_Ku (Q.S. 2 : 186)..
Inilah saat yang kita harapkan “Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk(Q.S. 2 : 45). Karenanya kita harus berusaha keras, tidak malas, disertai dengan do’a yang sungguh-sungguh dalam sholat.
Setelah hati kita dihadirkan, maka kita komunikasikan do’a itu secara langsung. Selain bobot do’a sangat tinggi, juga sangat khidmat, karena disaksikan oleh 4 malaikat..(Q.S. 72: 26-27) bobot do’anya mencakup seluruh keperluan kita. Ada 8, seakan mengisyaratkan 8 penjuru lengkap. Karenanya, sesudah do’a itu, kita sujud lagi. Seakan-akan berharap do’a kita dikabulkanNya.
Do’a Iftirasy
• Rabbigfirlii : ampunilah dosaku
• Warhamnii : cukupkanlah kekurangan/kelemahan ku
• Wajburnii : sayangilah aku
• Warfa’nii : tingkatkanlah derajatku
• Warzuqni : beri rezekilah aku (yang halal & banyak)
• Wahdinii : beri petunjuklah aku
• Wa’afinii : sehatkanlah aku (fisik & psikis)
• Wa’fuanii : maafkan aku (dari buruk sikap/prasangka)
Kita bersimpuh cara shalat, good looking, relax, tidak tegang, tidak ogah-ogahan dan tidak teburu buru. Kita pahami apa yang hendak dikomunikasikan setelah hati hadir, baru dikomunikasikan permintaan dengan kata-kata yang jelas, benar, yang keluar dari hati yang paling dalam.
Rabbigfirlii (ampunilah dosaku)
Mulut berucap demikian, hati pun begitu. Kita memohon ampun. Rasulullah Saw pun meminta ampun, bukan karena beliau salah. Tetapi untuk sopannya, mungkin saja ada yang salah menurut pandangan Allah yang beliau tidak sadar. Apa lagi kita, kita tahu dan sadar dosa apa yang telah atau sedang diperbuat. Mungkin melakukan syirik, korupsi, menyogok, disogok, RIBA/bunga uang(pemberi,penerima,pencatat,saksi), durhaka kepada orang tua, zina atau mendekati zina, judi/gambling/spekulasi, gharar(nipu, ngubulin), bohong dan dosa lainnya yang kita tahu atau tidak tahu. Kita minta ampun, dan berjanji akan tobat segera. Setiap tahu dosa, selalu diikuti dengan tobat. Hasil : kita selalu memperbaiki diri terus menerus dan tobat. Bila belum tobat maka kita malu menghadaNya setiap sholat. Seakan akan kita membohongi Allah. Padahal ingin disayangiNya.
Warhamnii (cukupkanlah kekurangan/kelemahan ku)
Mulut berucap begitu, hatipun demikian. Pernahkah anda menyatakan sayang atau minta disayangi kepada seseorang. Pasti itu tidak diucapkan cepat atau sambilan. Tetapi diucapkan dengan pelan diikuti dengan getaran hati, penuh harap. Ada air mata, ekspresi haru dan bahagia.
Apalagi dengan Allah. Karena bila disayang Allah pasti kita dijagaNya. Ada 2 malaikat penjaga kita yang stanby didepan dan dibelakang (Q.S. 72 : 26-27), yang selalu siap menjalankan perintah apa saja dari Allah. Termasuk pengamanan dari ancaman dan godaan setan sekalipun. Musibah apapun bentuknya tidak terjadi, kecuali ada izin Allah. Selain itu Allah juga berjanji, bisa memberi rezeki dari arah yang tidak diduga, memberi jalan kelaur bila kita menghadapi kesulitan (Q.S. 65 : 2-3).
Tetapi bila kita ingin disayangi oleh Allah, tentu kita harus bisa berprilaku orang yang disayang. Yaitu orang takwa “Allah menyayangi orang-orang yang bertakwa. Allah loves those who act aright. (Q.S. 3 : 76)
Hasil : ketenangan jiwa dan takwa
Sesungguhnya kita harus berpacu menjadi orang takwa. Karena BONUSnya luaar biasa. Tetapi kita punya kelemahan. Kita tahu salah, kita mau stop, tetapi tidak mampu menghindarinya.itulah kelemahan atau kekurangan kita. Untuk itu kita minta bantuanNya...teteap Semangaaattt
Wajburnii (sayangilah aku)
Mulut berucap begitu, hati pun demikian. Semua orang pasti punya kekurangan. Baik kekurangan harta benda maupun kelemahan/kekurangan sifat kepribadian dan pengetahuan. Ada sifat buruk seperti egois, suka marah, tidak bisa mengendalikan diri, atau punya sifat pemalas, sombong. Atau sesungguhnya ia tahu bahwa ia berbuat salah tetapi tidak mampu menghindarinya. Seperti seseorang tahu riba itu haram, diperangi Allah dan RasulNya diancam kekal neraka (Q.S. 2 : 276-279) dan hukuman zina juga kekal dineraka (Q.S. 25: 68). Buatlah daftar kekurangan /kelemahan kita dan lakukan perbaikan. Tetapi adakalanya tidak mampu, mintalah pertolongan Allah yang JABBAR dan QOHAR. Ia dapat memaksa dengan caraNya.
Wajburnii... Ya Jabbar, paksalah aku supaya terhindar dari dosa. Paksalah aku sesuia kehendak kasih sayangMu karena Engkaulah yang tahu apa yang baik untukku (Q.S. 2 : 216). Engkau Maha Tahu. Jangan biarkan aku sesat atau celaka karena kelemahanku/kekuranganku.
Hasilnya : perbaikan terus menerus atas kekurangan. Bila tidak bisa Allah bisa memaksa dengan caraNYa, dan manusia melihat paksaan itu sebagai “kebetulan” atau takdirNya...
Warfa’nii (tingkatkanlah derajatku)
Mulut berucap begitu, hatipun demikian (siapkan hati dulu baru berucap) semua orang ingin agar derajatnya yang sekarang ingin ditingkatkan. Baik dari derajat status sosial maupun derajat ketakwaan. Allah memberikan derajat yang berbeda kepada manusia. “Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa dibumi dan Dia meninggikan sebahagiaan kamu atas sebagian (yang lain) beberaqpa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan_Nya kepadamu (Q.S. 6 : 165)
Hasinya : dengan berpacu derajat meningkat, hatipun senang. Selanjutnya kita juga diajarkan berdo’a meminta rezeki.
Warzuqnii (beri rezekilah aku)
Mulut berucap begitu, hatipun demikian warzuqni. Rezeki harus dicari dengan usaha keras disertai ilmu. Tentu rezeki yang kita mintahanya yang halal saja. Kita berharap agar dijauhi dari rezeki haram atau dari rezeki yang diperoleh dengan cara haram (cara mencuri, korupsi, menyogok atau disogok). Dsalam mencari rezeki tentu kita tidak boleh malas. Harus tekun dengan berilmu (work hard and smart) Allah tidak akan merubah nasib seseorang kecuali ia sendiri yang berusaha. Jangan menyalahkan pihak lain. Harus kita sendiri.
Kita harus selalu meningkatkan pengetahuan, kemampuan serta memperkaya informasi. Rajin bersilaturahmi, silaturahmi yang menyejukkan orang lain, karena dengan banyak kawan, banyak informasi, banyak jaringan banyak pula rezeki. Silaturahmi adalah sumber rezeki.
Dalam perjalanan hidup, banyak masalah yang kita hadapi. Selalu ada, karenanya kita sangat butuh petunjuk. Jangan putus asa. Karena orang putus asa adalah kafir. (Q.S. 12 : 67). Masih ada Allah siap menolong. . Allahush shamad, Allah tempat bergantung sesuatu, yang siap memberi petunjuk. Mintalah dengan do’a berikut.
Wahdinii (beri petunjuklah aku)
Mulut berucap begitu, hati pun demikian. Kita harus berusaha keras mengatasi masalah kita (Strengthen), kekurangan kita (Weaknesses), peluang yang ada (Opportunities) serta tantangan (Threats). Setelah kita lakukan “Analisa Swot” itu, maka kita atasi masalah yang kita hadapi dengan keputusan yang tepat.
Tetapi untuk memperoleh keputusan yang mantap, maka kita perlu minta petunjuk dan ridhoNya, Yang Maha Tahu. Allah memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya (Q.S. 14:4)..ingat Allah tidak memberi petunjuk kepada orang kafir (Q.S. 2 : 264) orang lalim (Q.S. 2 : 258) dan orang fasik ( Q.S. al-maidah : 108)
Wa’aafinii (sehatkanlah aku)
Mulut berucap begitu , hati pun demikian..apapun yang kita hadapi, kaya miskin, derajat tinggi atau rendah, hal yang paling penting ialah sehat. Sehat fisik dan sehat psikis sehingga kita berharap supaya selalu fit dan happy, serta optimis. Kita harus berusaha untuk selalu sehat. Kita telah berusaha menjaga kesehatan dari makan tidak berlebihan sehingga terhindar dari obesitas ?(kegemukkan) yang berpotensi kolesterol tinggi, gula darah, penyakit jantung. Tidak berbuat dan memakan makanan yang tidak baik untuk kesehatan. Olah raga yang cukup. Kalau sudah berusaha untuk sehat, tenyata sakit juga maka kita mohon disehatkan baik fisik maupun mental. Karena Allahlah yang menyembuhkan penyakit. Izin datangnya penyakitpun datang dari Allah juga (Q.S. 26:80), dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku.
Wa’fuanii (maafkanlah aku)
Mulut berucap begitu , hati pun demikian. Komunikasi ini ditutup dengan mohon maaf atas perasaan, prasangka buruk serta sikap kepada Allah yang tidak senonoh dan shalat tidak sesuai dengan aturanNya (Q.S. 7 : 205, 17 : 110) atau dosa yang dilakukan karena tidak tahu/tidak sengaja (Q.S. 2 : 286).
Do’a dimulai dengan “rabbigfirli” yang berujung tobat. Minta ampun dari pelanggaran larangan atau meninggalkan yang wajib, baik terhadap Allah, orang tua, orang lain atau diri sendiri. Disudahi dengan minta dihapuskan dosanya sehingga kita meniggal tanpa dosa. Dengan harapan doa yang banyak itu dikabulkan maka kita sujud, menyungkur dan menyembah. Saat yang paling dekat dengan Allah adalah ketika sujud. Disitu ada bahasa verbal, bahasa hati, body language, bahasa sentuhan terjadi.
Saudaraku ingat .....Dihadapan kita ada Allah SWT, selalu memperhatikan. Disekitar kita ada pula 4 malaikat, tetapi juga ada setan.
Semoga Allah menjaga kita...amin
Tampilkan postingan dengan label Bacaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bacaan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 10 Maret 2010
Minggu, 28 Februari 2010
MANDI WAJIB

TATA CARA MANDI WAJIB
Hal – hal yang menyebabkan diwajibkannya mandi :
1. Keluar air mani, baik saat terjaga ataupun tidur, berdasarkan sabda Rasulullah SAW,
“Sesungguhnya air (mandi) itu disebabkan air (keluarnya mani)” (HR. Muslim no. 343 dan Abu Dawud no. 214)
2. Jima’ (berhubungan badan), walaupun tidak keluar air mani. Dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda “Jika ia telah duduk diantara ke empat cabang istrinya … (kiasan untuk bersetubuh), maka ia wajib mandi meskipun tidak keluar air mani” (HR. Muslim no. 348)
3. Masuk Islamnya orang kafir. Dari Qais bin ‘Ashim, ia menceritakan bahwa ketika ia masuk Islam, Nabi SAW menyuruhnya mandi dengan air dan bidara (HR. At Tirmidzi no. 602 dan Abu Dawud no. 351, dishahihkan oleh Syaikh Albani dalam Irwaa’ul Ghaliil no. 128)
4. Terputusnya haidh dan nifas. Dari Aisyah ra., bahwa Rasulullah SAW berkata kepada Fathimah binti Abi Khubaisy, “Jika datang haidh, maka tinggalkanlah shalat. Dan jika telah lewat, maka mandi dan shalatlah” (HR. Al Bukhari no. 320, Muslim no. 333, Abu Dawud no. 279, At Tirmidzi no. 125 dan An Nasa’i I/186)
5. Hari Jum’at. Dari Abu Sa’id Al Khudri ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Mandi Jum’at wajib bagi setiap orang yang telah baligh” (HR. Al Bukhari no. 879, Muslim no. 346, Abu Dawud no. 337, An Nasa’i III/93 dan Ibnu Majah no. 1089)
Adapun tata caranya adalah berdasarkan hadits dari jalan Aisyah ra., ia berkata, “Dahulu, jika Rasulullah SAW hendak mandi janabah (junub), Beliau memulai dengan
membasuh kedua tangannya.
1. Kemudian menuangkan air dari tangan kanan ke tangan kirinya lalu membasuh kemaluannya.
2. Lantas berwudhu sebagaimana berwudhu untuk shalat.
3. Lalu beliau mengambil air dan memasukan jari – jemarinya ke pangkal rambut.
4. Hingga beliau menganggap telah cukup, beliau tuangkan ke atas kepalanya sebanyak 3 kali tuangan.
5. Setelah itu beliau guyur seluruh badannya.
6. Kemudian beliau basuh kedua kakinya”
(HR. Al Bukhari dan Muslim)
Pada riwayat lain dikatakan, “…dan dimasukannya jari – jari ke dalam urat rambut hingga bila dirasanya air telah membasahi kulit [kepala], disauknya dua telapak tangan lagi dan disapukannya ke kepalanya sebanyak 3 kali, kemudian dituangkan ke seluruh tubuh” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Dari hadits yang mulia di atas maka urutan tata cara mandi wajib adalah :
1. Membasuh kedua tangan
2. Membasuh kemaluan
3. Berwudhu sebagaimana berwudhu untuk shalat [Boleh menangguhkan menangguhkan membasuh kedua kaki sampai selesai mandi (Fikih Sunnah hal. 154)
4. Mencuci rambut dengan cara memasukan jari – jemari ke pangkal rambutMenuangkan air ke atas kepala sebanyak 3x atau mengambil air dengan kedua tangan kemudian menyapukannya ke kepalanya.
5. Menguyur seluruh badan
6. Membasuh kaki
Sedangkan rukun dari mandi wajib ini menurut pandangan fiqh ada 2 yaitu :
1. Berniat. Karena inilah yang memisahkan antara ibadah dengan kebiasaan dan adat.
2. Membasuh seluruh anggota tubuh. Karena Allah Ta’ala berfirman, “Dan jika kamu junub hendaklah bersuci”, maksudnya adalah mandi.
JILBAB YANG SYAR'I
Sesungguhnya agama Islam memerintahkan setiap orang muslim agar mencintai saudaranya bagaikan mencintai dirinya sen- diri, kemudian menghindari mereka dari keburukan sebagaimana ia menghindarkan diri daripadanya, nasehat menasehati demi men- ta'ati kebenaran yang telah didatangkan dari Allah dan Rasul-Nya, baik itu berupa perintah maupun larangan, dengan hati rela mematuhinya.
Di saat agama Islam tiba dan kaum Jahiliyah membenci bayi perempuan, bahkan tega buah hati sendiri dikubur hidup-hidup, tidak memberikan harta warisan kepada wanita, terkadang mem- pusakai wanita bagaikan harta yang lain dengan jalan paksa.
Maka Allah serta Rasul-Nya melarang perbuatan keji ter- sebut, menjaga dan mengangkat derajat wanita bagaikan mutiara berharga, dengan memberikan hak-haknya sebagaimana agama menghormati dan memberikan hak-haknya kepada seorang lelaki.
Demi kesucian masyarakat serta demi keutuhan dan kehor- matan seorang muslimah dari kemaksiatan dan dari kecerobohan orang jahil, maka Islam menganjurkan perkawinan dan mengharam- kan perbuatan zina. Maka demi kesucian dan keutuhan, Allah Maha Penyayang memerintahkan para muslimah agar mengenakan hijab (jilbab), supaya berada di sisi Allah, dan ditempat sejauh mungkin dari perbuatan keji yang dapat menimpa pada diri kaum muslimah.
Simak baik-baik ayat Al Qur'an ini : "Katakanlah kepada wanita yang beriman, 'hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan pehiasaannya kecuali yang biasa nampak dari pandangan. Dan hen- daklah mereka menutupkan kainkerudung ke dadanya, dan jangan- lah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau keapda ayah mereka, atau putra-putra mereka, atau saudara- saudara mereka, atau putra-putra suami mereka, atau wanita- wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan- pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap kaum wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat kaum wanita. dan janganlah mereka memukul kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung". (Qs An Nur : 31)
Bagaimana jilbab yang dimaksud dalam ayat diatas, setidaknya harus memenuhi syarat-syarat hijab atau jilbab sebagai berikut dan inilah jilbab yang syar'i dan benar :
- Menutupi seluruh tubuh, sebagaimana yang difirmankan Allah, "Hendaklah mereka itu mengeluarkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". (Qs Al Ahzab : 59)
- Maksud daripada berhijab adalah untuk menutup tubuh wanita dari pandangan laki-laki. Jadi, bukan yang tipis, yang pendek, yang ketat, tau berkelir serupa dengan kulit, mau- pun yang bercorak dan yang bersifat mengundang penglihat- an laki-laki.
- Harus yang longgar, sehingga tidak menampakkan tempat- tempat yang menarik pada anggota tubuh.
- Tidak diberi wangi-wangian, hal ini telah diperingatkan oleh Rasulullah saw : "Sesungguhnya seorang wanita yang memakai wangi- wangian kemudian melewati kaum (laki-laki) bermak- sud agar mereka mencium aromanya, maka ia telah melakuk- an perbuatan zina". (HR Tirmidzi)
- Pakaian wanita tidak boleh menyerupai laki-laki, "Nabi saw melaknat laki-laki yang mengenakan pakaian wanita, dan seorang wanita yang mengenakan pakaian laki-laki". (HR Abu Dawud dan An Nasai).
- Tidak menyerupai pakaian orang kafir, "Siapa yang meniru suatu kaum, maka ia berarti dari golongan mereka". (HR Ahmad)
- Berpakaian tanpa bermaksud supaya dikenal, baik itu dengan mengenakan pakaian yang berharga mahal maupun yang mu- rah, jika niatnya untuk dibanggakan karena harganya atau- pun yang kumal jika bermaksud agar dikenal sebagai orang yang ta'at (riya'). "Siapa yang mengenakan pakaian tersohor (bermaksud supaya dikenal) di dunia, maka Allah akan mem- berinya pakaian hina di hari Kiamat, lalu dinyalakan apa pada pakaian tersebut." (HR Abu Dawud)
Sungguh fenomena jilbab pada saat sekarang, membuat kita di satu sisi patut bersyukur, wanita sudah tidak malu lagi untuk berjilbab di manapun tempatnya sehingga jilbab benar-benar telah membudaya di masyarakat dan dianggap sesuatu yang lumrah.Namun di sisi lain jilbab yang sesungguhnya harus memenuhi prasyarat jilbab syar'i sebagaiman tersebut di atas seakan telah berubah fungsi dan ajaran, banyak sekali dan telah bertebaran dimana-mana jilbab yang bukan lagi syar'i tapi lebih terkesan trendy dan mode atau lebih dikenal dengan jilbab funky yang kebanyakan dari semua itu adalah menyimpang dari syarat-syarat syara' jilbab yang sebenarnya.
Diantara penyimpangan-penyimpangannya yang ada, antara lain :
- Tidak ditutupnya seluruh bagian tubuh. Seperti yang biasa dan di anggap sepele yaitu terbukanya bagian kaki bawah, atau bagian dada karena jilbab diikatkan ke leher, atau yang lagi trendy, remaja putri memakai jilbab tapi lengan pakaiannya digulung atau dibuka hingga ke siku mereka.
- Sering ditemui adanya perempuan yang berjilbab dengan pakaian ketat, pakaian yang berkaos, ataupun menggunakan pakaian yang tipis, sehingga walaupun perempuan tersebut telah menggunakan jilbab, tapi lekuk-lekuk tubuh mereka dapat diamati dengan jelas.
- Didapati perempuan yang berjilbab dengan menggunakan celana panjang bahkan terkadang memakai celana jeans. Yang perlu ditekankan dan telah diketahui dengan jelas bahwa celana jeans bukanlah pakaian syar'i untuk kaum muslimin, apalagi wanita.
- Banyak wanita muslimah di sekitar kita yang memakai jilbab bersifat temporer yaitu jilbab dipakai hanya pada saat tertentu atau pada kegiatan tertentu, kendurian, acara pengajian kampung dsb, setelah itu jilbab dicopot dan yang ada kebanyakan jilbab tersebut sekedar mampir alias tidak sampai menutup rambut atau menutup kepala.
Janganlah sampai suatu kaum, dimana mereka meremehkan perempuan-perempuan/muslimah yang berjilbab hanya karena memakai pakaian/jilbab yang tidak sesuai dengan hukum syara'.
Apabila kaum telah meremehkan hal ini, maka bagaimana dengan pandangan (penilaian) Allah dan Rasul -Nya terhadap wanita yang seperti ini ? Tidakkah ada bedanya antara perempuan yang berjilbab dengan perempuan yang tidak berjilbab ?
semoga kita sebagai muslilmah senantiasa menjaga pandangan dan aurat:)
KEAJAIBAN DNA MANUSIA

KEAJAIBAN DNA
Perkembangan sains memperjelas bahwa makhluk hidup memiliki struktur yang luar biasa kompleks dan suatu keteraturan yang terlalu sempurna untuk muncul melalui peristiwa kebetulan. Ini membuktikan fakta bahwa makhluk hidup diciptakan oleh Pencipta yang Mahakuasa yang memiliki pengetahuan tanpa banding
Baru-baru ini, misalnya, dengan tersingkapnya struktur sempurna dalam gen manusia yang menjadi isu yang menonjol karena Projek Genom, penciptaan yang unik dari Tuhan telah terungkap sekali lagi untuk kita semua.
Agar dapat memahami mengapa penguraian informasi ini berjalan begitu lama, kita harus memahami sifat dari informasi yang tersimpan di dalam DNA.
Dunia DNA yang Penuh Rahasia
Dalam pembuatan atau pengelolaan produk atau pabrik teknologi, sarana yang paling banyak digunakan adalah pengalaman dan akumulasi pengetahuan yang diperoleh manusia selama berabad-abad. Pengetahuan dan pengalaman penting yang dibutuhkan untuk membangun tubuh manusia, ‘pabrik’ paling maju dan canggih di muka bumi, tersimpan di dalam DNA. Poin penting untuk diperhatikan di sini adalah bahwa DNA telah senantiasa ada semenjak manusia pertama dengan semua kesempurnaan dan kompleksitasnya. Sebagaimana dapat dibaca pada baris-baris di bawah, Anda juga akan melihat dengan jelas betapa tidak masuk akalnya untuk mengklaim, sebagaimana para evolusionis, bahwa molekul seperti itu, dengan semua struktur dan sifatnya yang menakjubkan, berasal mula dari peristiwa kebetulan.
DNA terlindung dengan baiknya di dalam nukleus (inti sel) yang berada di pusat sel. Jika diingat bahwa sel-sel manusia – terhitung lebih dari 100 miliar – memiliki diameter rata-rata 10 mikron (satu mikron adalah 10-6 m.), kecilnya wilayah yang dibicarakan akan dipahami lebih baik. Molekul yang menakjubkan ini merupakan bukti nyata dari kesempurnaan dan sifat luar biasa dari seni penciptaan oleh Allah. Begitu luar biasanya sehingga suatu cabang sains khusus dibuat untuk mendalami rahasia molekul ini., yang masih banyak tersembunyi. Nama cabang sains ini adalah “Genetika”. Dikenal sebagai sains abad ke-21, genetika masih dalam fase merangkak, sejauh berbicara tentang menyelesaikan misteri DNA, walaupun semua sarana teknologi telah digunakan.
Kehidupan di Dalam Nukleus
Jika kita membandingkan tubuh manusia dengan sebuah bangunan, perencanaan dan projek lengkapnya hingga ke detail terhalus ada di DNA, yang terletak di inti setiap sel. Semua tahap perkembangan manusia dalam rahim ibu dan setelah kelahiran berlangsung dalam kerangka program yang telah ditentukan sebelumnya. Penataan sempurna dalam perkembangan manusia ini dinyatakan sebagai berikut dalam Al Quran Surat Al Qiyamah: 36-38.
Tepat pada fase di mana sel telur yang baru saja dibuahi di dalam rahim ibu, semua karakteristik yang akan kita miliki di kemudian hari telah ditentukan dalam takdir tertentu dan dikodekan di dalam DNA kita dalam suatu bentuk yang teratur. Semua ciri kita, seperti tinggi badan, warna kulit, golongan darah, bentuk wajah yang akan kita miliki ketika berumur tiga puluhan dikodekan di dalam inti sel awal kita tiga puluh tahun dan sembilan bulan sebelumnya, sejak saat pembuahan.
Bentuk informasi di dalam DNA tidak hanya menentukan oleh sifat-sifat fisik yang di atas; ia juga mengendalikan ribuan operasi dan sistem lainnya yang berjalan di dalam sel dan tubuh. Misalnya, bahkan tinggi rendah atau normalnya tekanan darah seseorang tergantung pada informasi yang tersimpan di dalam DNA.
Ensiklopedia yang Amat Besar di Dalam Sel Manusia
Informasi yang tersimpan di dalam DNA sedikit pun tidak boleh dianggap enteng. Walaupun sukar untuk dipercaya, dalam sebuah molekul DNA tunggal milik manusia, terdapat cukup informasi untuk mengisi tepat sejuta halaman ensiklopedia. Coba pikirkan; tepat 1000.000 halaman ensiklopedia…. inti dari setiap sel mengandung sebanyak itu informasi, yang digunakan untuk mengendalikan fungsi tubuh manusia. Sebagai analogi, kita dapat katakan bahwa bahkan Ensiklopedia Britannica yang banyaknya 23 jilid, salah satu ensiklopedia terbesar di dunia, memiliki 25.000 halaman. Jadi, di hadapan kita terbentang sebuah fakta yang menakjubkan. Di dalam sebuah molekul yang ditemukan di dalam inti sel, yang jauh lebih kecil dari sel berukuran mikroskopis tempatnya berada, terdapat gudang penyimpanan data yang 40 kali lebih besar daripada ensiklopedia terbesar di dunia yang menyimpang jutaan pokok informasi. Ini sama dengan 920 jilid ensiklopedia besar yang unik dan tidak ada bandingannya di dunia. Riset menemukan bahwa ensiklopedia besar ini diperkirakan mengandung 5 miliar potongan informasi yang berbeda. Jika satu potong informasi yang ada di dalam gen manusia akan dibaca setiap detik, tanpa henti, sepanjang waktu, akan dibutuhkan 100 tahun sebelum proses selesai. Jika kita bayangkan bahwa informasi di dalam DNA dijadikan bentuk buku, lalu buku-buku ini ditumpuk, maka tingginya akan mencapai 70 meter.
Mari kita ulangi kembali dua kata yang barusan disebutkan di atas; ‘menyimpan informasi’….
Kita harus berhenti di sini dan memikirkan dua kata yang kita ucapkan dengan begitu mudahnya. Mudah untuk mengatakan bahwa sebuah sel mengandung miliaran potongan informasi. Namun, ini sama sekali bukan detail yang dapat begitu saja di disingkirkan sebagai sebuah ucapan. Ini karena yang kita bicarakan di sini bukanlah sebuah komputer atau perpustakaan, tetapi hanya sebuah kubus yang 100 kali lebih kecil dari satu millimeter, yang hanya terbuat dari protein, lemak, dan molekul air. Merupakan keajaiban yang luar biasa mencengangkan bagi sepotong teramat kecil daging untuk mengandung dan menyimpan sekeping saja – apalagi jutaan – informasi.
Di era modern, manusia menggunakan komputer untuk menyimpan informasi. Teknologi komputer dewasa ini dianggap sebagai teknologi tercanggih yang membuka jalan menuju semua teknologi lainnya. Jumlah informasi yang 20 tahun silam mungkin disimpan dalam sebuah komputer seukuran kamar, hari ini dapat disimpan dalam “mikrocip” kecil, namun begitu teknologi mutakhir yang dihasilkan oleh kecerdasan manusia setelah berabad-abad akumulasi teknologi dan bertahun-tahun kerja keras masih jauh dari mencapai kapasitas penyimpanan informasi milik sebuah inti sel. Kami kira, perbandingan berikut akan memadai untuk memberi gambaran kecilnya DNA, yang memiliki kapasitas yang demikian hebat.
Informasi yang dibutuhkan untuk menspesifikasi desain dari semua spesies organisme yang pernah ada di planet ini, jumlah yang menurut G.G. Simpson adalah sekitar satu miliar, dapat disimpan dalam satu sendok the dan masih akan cukup tempat bagi semua informasi dalam seluruh buku yang pernah ditulis.1
Bagaimana sebuah rantai yang kasat mata, terbuat dari atom-atom yang tersusun bersisian, dengan diameter seukuran sepersemiliar millimeter, memiliki memori dan kapasitas informasi sedemikian? Dan juga menambahkan hal berikut kepada pertanyaan: Kalau masing-masing dari 100 miliar sel di dalam tubuh Anda hapal sejuta halaman informasi, berapa halaman ensiklopedia yang Anda dapat ingat, sebagai seorang manusia yang cerdas dan berkesadaran, sepanjang hidup anda?
Kearifan Dalam Sel
Dalam hal ini, Anda harus mengakui bahwa sel mana pun pada lambung atau telinga anda jauh lebih terpelajar dari Anda, dan karena sel itu menggunakan informasi ini dengan cara yang paling benar dan sempurna, ia lebih arif dari Anda.
Lalu, apa yang menjadi sumber dari kearifan ini? Bagaimana mungkin setiap dari 100 miliar sel dalam tubuh anda dapat memiliki kearifan yang begitu luar biasa? Mereka semua, bagaimanapun, adalah tumpukan atom, dan tidak berkesadaran. Ambillah atom-atom dari semua unsur, gabungkan mereka dalam bentuk dan jumlah yang berbeda, hasilkan molekul-molekul yang berbeda, tetap, Anda tidak akan pernah bisa menghasilkan kearifan. Tidak masalah apakah molekul-molekul ini kecil atau besar, sederhana atau kompleks. Anda tidak akan pernah bisa menghasilkan sebuah pikiran yang secara sadar akan mengorganisir suatu proses dan menyelesaikannya.
Lalu bagaimana mungkin DNA, yang terbangun dari susunan sejumlah tertentu atom-atom yang tak berkesadaran dalam rangkaian tertentu, dan enzim-enzim, yang bekerja secara harmonis, mampu menyelesaikan banyak pekerjaan dan mengorganisir operasi yang rumit dan bermacam-macam di dalam sel secara sempurna dan lengkap? Jawabannya sangat sederhana; kearifan tidak berada di dalam molekul-molekul ini atau di dalam sel yang memuatnya, tetapi pada Diri yang telah mencipta molekul-molekul ini, dengan memrogram mereka untuk berfungsi sedemikian.
Pendeknya, kearifan hadir tidak pada karya itu sendiri, tetapi pada pencipta karya tersebut. Bahkan komputer yang paling maju merupakan hasil dari suatu kearifan dan kecerdasan yang telah menuliskan dan memasang program-program untuk mengoperasikannya, dan kemudian menggunakannya. Begitu pula, sel, DNA dan RNA di dalamnya, dan manusia yang terbuat dari sel-sel ini tidak lain dari karya Dia yang menciptakan mereka dan apa yang mereka lakukan. Betapa pun sempurna, lengkap dan memesona karya tersebut, kebijaksanaan selalu ada pada sang pemilik karya.
Suatu hari, jika Anda menemukan sebuah disket di atas meja di laboratorium komputer, dan setelah memeriksanya, mendapatinya mengandung miliaran informasi tentang anda, pertanyaan pertama yang akan melintas di pikiran Anda tentunya siapa yang telah menuliskan potongan-potongan informasi ini dan mengapa.
Jadi, mengapa kita tidak ajukan pertanyaan yang sama tentang sel? Jika informasi di dalam disket ditulis oleh seseorang, lalu dengannya DNA, yang memiliki teknologi yang jauh lebih unggul dan maju, dirancang dengan cara yang amat sempurna, diciptakan, dan ditempatkan di dalam sel yang sangat kecil itu, yang juga merupakan keajaiban lain. Di samping dia tidak kehilangan sifatnya yang mana pun selama ribuan tahun sampai hari ini. (Ingatlah bahwa otak manusia yang membuat disket dan menyimpan data di dalamnya, juga terbuat dari sel-sel ini.) Apa lagi yang lebih penting bagi Anda daripada pertanyaan: oleh siapa dan mengapa sel-sel ini – yang berfungsi tanpa henti bagi Anda untuk membaca baris-baris tulisan ini, melihat, bernapas, berpikir, singkatnya, untuk ada dan bertahan hidup – diciptakan?
Tidakkah jawaban atas pertanyaan ini yang mestinya, dalam kehidupan, paling banyak anda pikirkan?
Bahasa Ensiklopedia DNA
Kehidupan masyarakat didasarkan atas alur informasi, dan komunikasi. Alat yang paling penting dalam alur informasi antarindividu dan generasi adalah bahasa. Bahasa diwakili oleh kode-kode tertentu, yakni huruf-huruf. Bahasa Inggris adalah bahasa yang tersusun dari 26 huruf atau dapat kita katakan, 26 kode. Kode-kode ini membentuk kata-kata dan kata-kata kemudian membentuk kalimat-kalimat. Alur dan penyimpanan informasi diwujudkan dengan kode-kode ini.
Bahasa di dalam sel serupa dengan ini. Semua sifat fisik manusia disimpan di dalam inti sel dengan dikodekan oleh bahasa ini, dan dapat digunakan oleh sel kembali dengan bahasa ini. Bahasa ini dimiliki molekul utama, yang disebut DNA. Bahasa DNA tersusun dari 4 huruf; A, T, G, dan C. Setiap huruf mewakili satu dari empat basa khusus yang disebut ‘nukleotida’. Jutaan basa ini berbaris dalam sebuah rangkaian yang bermakna dan membentuk molekul DNA.
Begitulah informasi di dalam bank data pada molekul disimpan. Sementara kita menguraikan sistem pengkodean dalam gudang data ini, kita akan terus menggunakan analogi huruf ini untuk molekul asam nukleat yang membentuk DNA. Huruf-huruf ini bersesuaian dua-dua membentuk sebuah pasangan basa. Pasangan basa ini bertumpuk di atas pasangan lainnya membentuk gen. Masing-masing gen, yang terdiri dari satu bagian molekul DNA, menentukan sifat tertentu dari tubuh manusia. Tak terhitung banyaknya ciri seperti tinggi badan, warna mata, materi dan bentuk hidung, mata, dan tengkorak dibentuk oleh perintah gen yang terkait. Kita dapat membandingkan setiap gen ini dengan halaman sebuah buku. Pada halaman itu terdapat naskah yang tersusun dari huruf A – T – G – C.
Terdapat kurang lebih 200.000 gen di dalam DNA sel manusia. Setiap gen tersusun dari rangkaian nukleotida khusus, jumlah yang berkisar antara 1000 dan 186.000 sesuai tipe protein yang berhubungan. Gen-gen ini menyimpan kode dari hampir 200.000 protein yang berfungsi di dalam tubuh manusia dan mengendalikan produksi protein-protein ini.
Informasi yang tersimpan di dalam 200.000 gen ini baru merupakan 3% dari keseluruhan informasi di dalam DNA. Sisanya yang 97% masih tetap menyimpan misterinya hingga kini. Kajian terakhir menunjukkan bahwa 97% bagian tak dikenal ini termasuk informasi vital tentang kelangsungan hidup sel dan mekanisme yang mengendalikan aktivitas teramat kompleks di dalam tubuh. Namun perjalanan masih teramat panjang.
Gen-gen berada di dalam kromosom. Ada 46 kromosom di dalam inti setiap sel manusia (kecuali pada sel-sel reproduksi). Jika kita bandingkan setiap kromosom dengan sebuah jilid buku yang terdiri dari hlaman-halaman gen, kita dapat katakan bahwa di dalam sel terdapat “ensiklopedia sel” sebanyak 46 jilid, yang meliputi seluruh karakteristik manusia. Dengan mengingat contoh ensiklopedia barusan, ensiklopedia sel ini sebanding dengan pengetahuan yang terkandung dalam 920 jilid ‘Ensiklopedia Britannica’.
Urutan huruf-huruf di dalam DNA setiap manusia berbeda. Inilah alasan mendasar mengapa miliaran orang yang pernah hidup di muka bumi tampak berbeda satu sama lain. Struktur dan fungsi dasar organ-organ sama pada setiap orang. Namun, setiap orang diciptakan begitu mendetail dan khusus dengan perbedaan yang demikian halus sehingga walau semua orang diciptakan dari pembelahan sebuah sel tunggal dan memiliki struktur dasar yang sama, miliaran manusia yang berbeda telah muncul.
Semua organ di dalam tubuh dibangun dengan sebuah perencanaan yang digariskan oleh gen kita. Sebagai contoh, menurut peta gen yang dirampungkan oleh para ilmuwan, di dalam tubuh manusia, kulit dikendalikan oleh 2.559 gen, otak oleh 29.930 gen, mata oleh 1.794 gen, kelenjar ludah oleh 186 gen, jantung oleh 6.216 gen, dada oleh 4.001 gen, paru-paru oleh 11.581 gen, hati oleh 2.309 gen, usus oleh 3.838 gen, otot kerangka oleh 1.911 gen, dan sel-sel darah oleh 22.902 gen.
Urutan huruf di dalam DNA menentukan struktur seorang manusia hingga bagian terkecil. Selain ciri seperti tinggi badan, mata, rambut, dan warna kulit, sebuah sel tunggal DNA juga mengandung rancangan dari 206 tulang, 600 otot, jaringan 10.000 otot pendengaran, jaringan 2 juta saraf penglihatan, 100 miliar sel saraf, dan 100 triliun sel di dalam tubuh.
Langganan:
Postingan (Atom)

